Gizidat Menurut Dokter Arnylia dari London Beauty Center

Gizidat

Gizidat menurut dokter yang berpraktek di London Beauty Center Lampung. Tulisan ini berkaitan dengan apa yang telah dirasakan manfaat Gizidat untuk anaknya.

Pertama yang bikin shock adalah reaksi pertama mengkonsumsi gizidat. Meskipun berprofesi sebagai dokter, Arnylia pun kaget juga. Namun pengalaman sebagai dokter menuntun ia untuk mengamati perkembangan putranya dengan konsumsi gizidat secara detail.

Berikut ini kisahnya…

Baru satu sendok makan memberikan madu Gizidat, anakku Gabrielle, ternyata muncul bintik-bintik merah di kulitnya. Tampak dagunya mulai memerah seperti terdapat luka baret. Sayapun terhenyak. Sebelum ini Gabrielle telah konsumsi madu anak merk lain, namun ia tidak mengalami apa yang sekarang saya lihat.

Sejurus kemudian saya pun komplain “Sebelumnya tidak begini, namun setelah minum Gizidat kok malah timbul merah-merah, bagaimana ya bund?” begitulah pesan saya.

Singkat kata CS Gizidat meminta saya untuk menghentikan memberikan gizidat kepada anak saya karena diindikasikan mengalami alergi.

Memang sehari-hari saya memberikan satu sendok bisa 2-3 x sehari. Nah, oleh CS Gizidat diminta untuk mengurangi dosis gizidat

menjadi setengah sendok dan diberikan 2 hari sekali. Akhirnya saya pun menurut.

Kurang lebih sepekan saya berikan gizidat untuk anak saya 2 hari sekali. Puji Tuhan, hasilnya ternyata tokcer!

Dagu yang terlihat merah-merah pada dagu Gabrielle menghilang, bintik-bintiknya pun lenyap. Namun, yang paling penting Gabrielle sehat dan tidak sakit. Padahal teman-teman sekolahnya banyak yang sakit. Tahu, kan bund..untuk anak usia 4 tahun rawan sekali anak terkena batuk, pilek, flu, lalu diselingi demam.

Nah, setelah tanda-tanda elerginya menghilang, saya kembali memberikan Gizidat madu anak dengan dosis satu sendok 2 kali sehari. Puji Tuhan….ternyata alergi itu tak lagi datang!

Sekarang Gabrielle semakin sehat. Pernah lo…hampir satu isi kelas teman Gabrielle mengidap thypus dan cacar. Eh, virus kedua penyakit itu gak mempan menyerang ketahanan tubuh anak saya. Memang sekarang saya lebih intensif memberikan Gizidat kepada Gabrielle agar daya tahan tubuhnya semakin kuat.

Oh, ya kabar gembiranya setelah saya menimbang berat badan anak saya Gabrielle. Hasilnya setelah sekitar satu bulan konsumsi Gizidat, berat badan Gabrielle naik 2 kilogram. Hehehe..senangnya…

Saya paham..Gizidat bukan satu-satunya penentu Daya Tahan dan Kesehatan seorang anak.

Kuncinya tetap ada pada kita sebagai seorang ibu. Usia Anak di bawah 5 tahun, pola makannya harus rutin dan ajeg. Hal ini agar bunda jangan terlampau bergantung pada dokter, susu, dan obat.

Memang anak susah makan itu adalah lagu wajib bagi para Bunda untuk mencari tahu penyebabnya. Nah, salah satu solusinya selain memberikan variasi makanan setiap hari. Menurut saya adalah pemberian gizidat meski hanya 1-2 sendok teh setiap hari sudah cukup.

Apakah memberikan gizidat akan membuat anak kecanduan?

Kandungan Gizidat adalah madu hutan, curcuma dan ekstrak ikan sidat yang otomatis kandungan alaminya inilah yang merangsang anak mudah makan. Penyerapan vitamin alami dari makanan yang dicerna lebih maksimal.

Alhasil dengan gizi yang terpenuhi, akan menjadikan anak lebih sehat, cerdas dan badan pun lebih berisi. Alias lebih gemuk.

Demikian ungkapan kisah Gizidat menurut dokter Arnylia – seorang dokter di London Beauty Centre Bandar Lampung terhadap putranya…..

So, Anak Susah Makan…kini tinggal cerita…Bunda bisa mengkombinasikan Gizidat sebagai madu anak perangsang nafsu makan anak.

Yuk, bunda persiapkan anak kita menjadi generasi terbaik dengan multivitamin alami untuk anak yang lebih sehat, cerdas dan gembira……

Gizidat Solusinya……

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *